Jualan Kamu Sepi? Ini Penyebab Kenapa Jualan Sepi Dan Cara Mengatasinya

Penyebab Kenapa Jualan Sepi

Jualan Kamu Sepi? Ini Penyebab Kenapa Jualan Sepi Dan Cara Mengatasinya

Kamu lagi jualan tapi sepi pembeli? Dalam jualan memang tidak selalu ramai, kadang ada kalanya kita mengalami hal yang pahit ini. Jika sepi pembeli hanya terjadi sekali mungkin tidak jadi masalah, namun kalau sering akan membuat kita pusing.

Banyak kerugian jika kita sering mengalami hal ini. Bagaimana tidak, kita sudah mengeluarkan biaya promosi yang besar, menggaji admin atau karyawan namun tidak mendapat orderan.

Segala masalah pasti ada solusinya, mari kita belajar menganalisa penyebab jualan kita sepi. Berikut ini beberapa penyebab yang mungkin belum kamu sadari:

1. Iklan Tidak Efektif

Iklan berbayar merupakan cara yang paling cepat untuk mendapatkan penjualan, namun jika kita tidak pandai dalam beriklan, justru akan membuat kita rugi. Biaya iklan yang mahal belum tentu menghasilkan penjualan, begitu juga sebaliknya.

Iklan tidak efektif bisa diakibatkan karena audience kurang tertarget. Sebagai contoh, jika kita berjualan barang mahal untuk kalangan menengah ke atas, maka kita bisa beriklan dengan mentargetkan orang-orang yang tepat. Dengan facebook ads kita bisa mentargetkan lebih spesifik seperti orang dengan minat sesuai produk yang kita jual, mobile device yang dipakai dan demografi yang akan memfilter audience.

Banyak orang yang membabi buta dengan memasang iklan budget besar tanpa mentargetkan audience yang spesifik sesuai dengan produk kita. Hal ini yang membuat iklan tidak efektif dan hanya membuang-buang uang saja.

Nah berikut ini tips beriklan supaya efektif:

  • Target iklan harus spesifik ke orang yang tepat. Ini adalah cara yang wajib kamu lakukan agar iklan berjalan efektif.
  • Riset terlebih dahulu tipe orang yang seperti apa yang minat dengan produk kamu. dengan begitu kamu bisa beriklan lebih terarah.
  • Jangan nafsu dalam beriklan. Keluarkan budget yang sedikit dulu sampai menemukan metode beriklan yang efektif baru tingkatkan budget iklan.
  • Buat penawaran yang menarik. Iklan kamu banyak yang melihat tapi iklan kamu tidak menarik akan membuat iklan tidak efektif. Untuk itu penting dalam meningkatkan kualitas konten iklan kamu.
  • Beriklan secara rutin dan konsisten. Tidak semua orang memutuskan membeli ketika pertama kali melihat iklan kamu, untuk itu kamu perlu beriklan secara rutin. Pembeli biasanya akan membeli ketika melihat iklan untuk kesekian kalinya.

Masih banyak lagi tips beriklan agar lebih efektif, namun poin di atas yang cukup penting untuk diperhatikan.

2. Produk Tidak Menarik

Menjual produk yang menarik tentu sangat mudah, namun bagaimana jika produk yang kita jual tidak menarik? Tentu akan sulit untuk kita lakukan.

Menarik atau tidaknya produk tidak hanya ditetentukan oleh produk itu sendiri, ada faktor lain seperti cara mendeskripsikan produk atau cara mengemasnya menjadi sebuah foto produk yang menarik.

Produk yang menarik bisa saja dinilai dari produk itu sendiri, namun juga bisa dinilai menarik karena penawaran yang kita buat. Hal ini erat kaitannya dengan poin pertama yaitu efektivitas dalam beriklan.

Seperti apa produk yang tidak menarik?

  • Produk pasaran. Produk yang modelnya terlalu umum dan mudah ditemukan di mana-mana tentu tidak menarik bagi kebanyakan orang.
  • Foto produk yang tidak jelas. Jika barang bagus tapi foto tidak jelas tentu akan membuat produk kita juga terlihat tidak menarik. Untuk itu gunakan foto produk yang menarik agara orang langsung tertarik dengan produk kita.
  • Deskripsi produk tidak lengkap. Produk dengan kualitas yang bagus biasanya dideskripsikan secara lengkap, seperti bahan, cara pembuatan, ukuran, kapasitas dan lain-lain.

Poin kedua ini cukup menentukan, untuk itu kamu harus memperhatikan baik-baik agar penjualan kamu tidak sepi.

3. Harga Mahal

Mahal dengan tinggi itu beda, jika harga iphone 7 senilai 11 juta dijual seharga 10 juta tentu bisa kita bilang murah walaun harga segitu tinggi. Begitu juga sebaliknya, jika harga smartphone 500 ribu dijual 700 ribu pantas kita bilang mahal.

Jadi perlu kita pahami standar harga yang kita tetapkan apakah sudah sesuai dengan nilai dari produk tersebut, dan apakah harga sudah standar dengan harga di pasaran.

Setiap penjual memang menginginkan sebuah keuntungan yang besar dari setiap penjualan, namun ini justru dapat membuat barang kamu menjadi tidak laku. Untuk itu perlu di pertimbangkan lagi mengenai pemberian harga suapaya tidak berdampak negatif terhadap penjualan.

Dalam penetapan harga dapat ditentukan oleh beberapa faktor, berikut ini faktor dalam menetapkan harga:

  • Pelanggan. Dalam menenentukan harga tentu kita harus memastikan apakah harga yang ditetapkan bisa diterima oleh pelanggan atau tidak. Jadi harga harus sesuai dengan kualitas produk agar harga yang kita tawarkan bisa diterima pelanggan.
  • Pesaing. Ini sangat karena jika pesaing menawarkan harga lebih rendah maka kemungkinan pelanggan kita bisa lari ke pesaing kita. Jadi sesuaikan juga dengan harga dari pesaing atau beri harga lebih murah.
  • Biaya (Cost). Biaya yang dikeluarkan untuk produk tersebut akan sangat menentukan harga jual, seperti biaya produksi, biaya operasional dll.
  • Kemanfaatan untuk usaha. Dengan harga yang sudah ditetapkan apakah sudah sesuai dengan jumlah keuntungan yang diharapkan. Jika sudah sesuai maka pengembangan usaha kamu akan lebih terbantu.

4. Tidak Memiliki Database Pelanggan

Salah satu penyebab orderan sepi adalah database pelanggan. Jika kita tidak memiliki database pelanggan maka kita akan dengan mudah kehilangan pelanggan. Dengan database kita bisa menginformasikan kepada pelanggan mengenai penawaran diskon, informasi produk baru dan lain sebagainya.

Mengumpulkan database berupa kontak pelanggan adalah salah satu cara efektif mendapatkan pelanggan yang royal. Menawarkan produk baru ke pelanggan lama tentu lebih mudah dengan menawarkan ke pelanggan baru. Untuk itu jangan sampai kehilangan kontak pelanggan.

Jika kita lihat, toko online besar maupun marketplace pasti mereka gencar dalam mengumpulkan kontak pelanggan. Kontak dapat berupa email, kontak whatsapp, pin bbm, nomor hp dll.

5. Tidak Memiliki Website Untuk Mendisplay Produk

Banyak yang masih beranggapan bahwa jualan bisa di facebook atau instagram saja, namun hal itu yang membuat penjualan kita sepi. Website memiliki manfaat yang sangat besar untuk bisnis kita, terutama untuk mendisplay produk agar pelanggan dapat mengikuti update produk kita.

Selain untuk mendisplay produk, website juga mampu meningkatkan kredibilitas bisnis kamu. Coba kamu lihat, toko online atau penyedia jasa yang sukses pasti mereka memiliki website. Tidak memiliki website seperti kita berjualan offline tapi tidak memiliki toko.

Bagi calon pembeli tentu akan memilih penjual yang memiliki website karena dianggap sudah profesional dan dapat dipercaya. Untuk itu perlu kamu memiliki website untuk menunjang penjualan kamu.

 

 

 

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *